Selasa, 22 Januari 2019

Indonesia Masters 2019 Part 1: 9 Wakil Indonesia Ke Babak Pertama, 4 Ganda Campuran Lolos!

Indonesia Masters 2019 Part 1: 9 Wakil Indonesia Ke Babak Pertama, 4 Ganda Campuran Lolos!


Daihatsu Indonesia Masters 2019 (Sumber: bwfworldtour.bwfbadminton.com)

Indonesia Masters 2019 adalah turnamen ketiga dan terakhir BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 22-27 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Di hari pertama turnamen BWF World Tour terakhir di bulan Januari ini, para pemain dari berbagai cabang disiplin bermain di babak kualifikasi untuk mendapatkan tempat di babak pertama (32 besar). Tercatat, 21 wakil Indonesia bermain di babak kualifikasi ini, dengan 9 diantaranya berhasil melaju ke babak pertama, dengan rincian 2 di tunggal putra (Sony Dwi Kuncoro, mengalahkan rekan senegaranya Chico Aura Dwi Wardoyo 10-21 21-6 21-14 dalam 58 menit, dan Shesar Hiren Rhustavito, mengalahkan tunggal putra asal Malaysia Iskandar Zulkarnaen 21-17 21-15 dalam 49 menit), 3 di tunggal putri (Dinar Dyah Ayustine. mengalahkan rekan senegaranya Aurum Oktavia Winata 21-16 21-2 dalam 28 menit, Ruselli Hartawan, mengalahkan Chiang Ying Li asal Taiwan 21-7 21-19 dalam 29 menit, dan Yulia Yosephin Susanto yang mengalahkan Lianne Tan asal Belgia 21-19 21-12 dalam 40 menit).
Lalu, di bagian ganda, 2 ganda putri dan ganda campuran berhasil lolos (ganda putri Dian Fitriani/Nadya Melati menang 21-10 21-18 atas rekannya sendiri Monika Insani/Amalia Cahya Pratiwi dalam 32 menit, dan Dhea Bunga Anjani/Dinda Dwi Cahyaning menang 21-13 21-12 atas rekannya sendiri Ayu Gary Luma Maharani/Aldira Rizki Putri dalam 30 menit) (ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang 19-21 21-17 21-16 atas ganda campuran asal Rusia Rodion Alimov/Alina Davletova dalam 58 menit, dan Andika Ramadiansyah/Annisa Saufika menang 21-15 21-9 atas ganda campuran asal Vietnam Do Tuan Duc/Pham Nhu Thao dalam 27 menit).
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan terakhir bermain bersama di turnamen Indonesia Masters minggu ini (Sumber: BWFbadminton)
Sedangkan di hari ini juga, akan dilangsungkan sebagian laga babak pertama ganda campuran, dimana 7 ganda campuran Indonesia bertanding di babak ini. Sayangnya hanya 4 yang berhasil lolos ke babak kedua, yang salah satunya adalah ganda campuran andalan Indonesia yang salah satu anggotanya akan pensiun setelah turnamen ini, yakni unggulan ke 4 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menang 2 set langsung 21-15 21-15 atas wakil ganda campuran asal India Pranaav Jerry Chopra/N. Reddy Sikki dalam 31 menit. Lalu ada ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja yang menang atas wakil ganda campuran Malaysia Tan Kiang Men/Lai Pei Jing dengan skor 21-12 13-21 21-18 dalam waktu satu jam. Lalu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani juga menang dengan menegangkan setelah terlibat seting atau deuce hingga akhirnya berhasil menang tipis 3 set 21-19 21-23 23-21 atas lawannya ganda campuran asal China He Jiting/Du Yue dalam waktu 68 menit. Terakhir, ganda campuran masa depan Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menang 3 set 14-21 21-11 21-12 atas ganda campuran asal Rusia Evgenij Dremin/Evgenia Dimova dalam 43 menit.
Sedangkan 3 ganda campuran Indonesia lainnya gagal melewati hadangan lawannya masing - masing. Alfian Eko Prasetya/Marsheila Gischa Islami kalah 19-21 21-16 10-21 dari pasangan ganda campuran Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dalam 56 menit, Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow juga gagal mengandaskan lawannya ganda campuran unggulan ke 6 asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor tipis 19-21 19-21 dalam waktu 35 menit, dan terakhir pasangan coba - coba Ronald Alexander/Debby Susanto juga gagal mengalahkan lawannya ganda campuran asal Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dengan skor 21-15 21-13 dalam 33 menit.
Hari kedua Indonesia Masters 2019 akan dilaksanakan pada hari Rabu besok mulai pukul 8.30 WIB. Hari kedua ini akan menampilkan babak pertama dari semua cabang disiplin bulutangkis, termasuk sebagian babak ganda campuran. Tercatat, 26 wakil Indonesia di semua cabang akan bertanding di esok hari. Untuk jadwal dan hasil pertandingan dapat dilihat dari bwf.tournamentsoftware.com
*untuk para pecinta bulutangkis, jangan lupa saksikan siaran langsung Indonesia Masters 2019 yang akan disiarkan di Kompas TV mulai babak perempat final, tanggal 25 sampai 27 Januari 2019 nanti yang dimulai pukul 13.00 WIB (sumber: kompas.tv)

Jumat, 18 Januari 2019

Hasil Malaysia Masters Part 5: Ginting Gagal Ke Semifinal, Indonesia Sisa 2 Wakil!

Hasil Malaysia Masters Part 5: Ginting Gagal Ke Semifinal, Indonesia Sisa 2 Wakil!


Anthony Sinisuka Ginting (Sumber: BWF)
Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Sayangnya, pada perempat final yang diselenggarakan pada hari Jumat kemarin, hanya ada 2 wakil Indonesia yang berhasil melangkah ke babak semi final, yakni ganda putra unggulan ke 1 Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang menang 3 set 21-13 23-25 21-14 melawan unggulan ke 7 asal Jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko dalam 47 menit. Di Semifinal, Marcus/Kevin dikepung pasangan Malaysia, dimana keduanya di semifinal akan melawan ganda putra Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong. Bila keduanya menang, di final nanti juga dipastikan mereka akan melawan pasangan asal Malaysia lagi, antara Aaron Chia/Soh Wooi Chik atau Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.
Satu wakil Indonesia lain yang berhasil lolos adalah unggulan ke 4 Greysia Polii/Apriani Rahayu yang menang 3 set 19-21 21-12 21-14 melawan kompatriotnya sesama pemain Indonesia Yulifra Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto dalam 65 menit. Di semifinal nanti, sama seperti Marcus/Kevin, Greysia/Apriani juga dikepung, namun oleh ganda putri Jepang, dimana mereka akan menghadapi ganda putri unggulan ke 2 asal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Bila berhasil menang dan maju ke final, Greysia/Apriani akan menghadapi antara ganda putri Jepang unggulan ke 1 Yuki Fukushima/Sayaka Hirota atau unggulan ke 3 Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara,
Sedangkan wakil Indonesia yang lainnya tidak berhasil melangkah lebih jauh setelah dikalahkan masing - masing lawannya. Anthony Sinisuka Ginting yang unggulan ke 6 kalah 2 set langsung 11-21 20-22 dari tunggal putra unggulan ke 3 Chen Long dalam 49 menit. Sedangkan ganda putri Ni Ketut Mahadewi/Rizki Amelia kalah 2 set 24-26 8-21 atas ganda putri Jepang unggulan ke 2 Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dalam 47 menit.
Babak semifinal akan diselenggarakan pada hari Sabtu. Tersisa 2 wakil Indonesia di Semifinal dimana Marcus Gideon/Kevin Sanjaya "The Minions" unggulan ke 1 akan menghadapi ganda putra asal Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong, dan Greysia Polii/Apriani Rahayu unggulan ke 4 akan menghadapi musuh bebuyutannya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi unggulan ke 2.
Untuk jadwal pertandingan dan hasil pertandingan bisa dilihat pada laman bwf.tournamentsoftware.com.

Kamis, 17 Januari 2019

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 4: Ginting Lolos, Ganda Putra Indonesia Tinggal Satu!

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 4: Ginting Lolos, Ganda Putra Indonesia Tinggal Satu!


Anthony Sinisuka Ginting (Sumber: Badminton Indonesia)

Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Pada babak kedua (16 besar) yang terjadi kemarin, sayangnya Indonesia hanya berhasil menambah 2 wakil lagi yang berhasil memantapkan langkah mereka ke babak perempat final, yakni Anthony Sinisuka Ginting yang menang 2 set langsung 21-17 25-23 atas wakil tunggal putra India Kashyap Parupalli dalam 52 menit. Serta wakil ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani yang menang 21-14 24-22 atas kompatriotnya sendiri yang adalah unggulan ke 7 Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja setelah bertanding selama 33 menit.
Sedangkan di babak kedua ini, Indonesia harus kehilangan 4 wakil ganda putranya dan 1 tunggal putri. Ganda putra termasuk tidak beruntung karena harus kalah di saat terjadi seting atau deuce. Termasuk 2 ganda putra unggulan seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang adalah unggulan ke 5, kalah 2 set langsung 24-26 15-21 dari ganda putra asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Chik dalam 38 menit, dan ganda putra unggulan ke 6 Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang juga kalah tipis 2 set 19-21 22-24 atas ganda putra asal Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dalam 32 menit. Dan Berry Angriawan/Hardianto juga kalah tipis 2 set 25-27 12-21 atas ganda putra unggulan ke 3 atas Jepang HIroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam 44 menit. Ketiganya menyusul Wahyu Nayaka/Ade Yusuf yang kalah melawan unggulan ke 7 asal Jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko.
Sedangkan satu - satunya wakil Indonesia di tunggal putri, Fitriani juga gagal melangkah ke babak perempat final setelah ditumbangkan wakil tunggal putri unggulan ke 5 asal China, He Bingjiao dengan 2 set langsung 14-21 11-21 dalam 29 menit. Yang membuat tunggal putri tidak memiliki wakil di perempat final.
Babak perempat final akan dimulai pada Jumat hari ini. Sebanyak 6 wakil Indonesia akan bermain di babak ini, yang terdiri dari tunggal putra Anthony Ginting unggulan ke 6 (vs Chen Long unggulan ke 3), ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya unggulan ke 1 (vs Takuto Inoue/Yuki Kaneko unggulan ke 7), 3 ganda putri dengan 2 ganda putri bertemu langsung di babak ini (Greysia Polli/Apriani Rahayu vs Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto) dan Ni Ketut Istarani/Rizki Amelia (vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi unggulan ke 2), dan terakhir ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani (vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai unggulan ke 2). Untuk jadwal pertandingan dan hasil pertandingan bisa dilihat pada laman bwf.tournamentsoftware.com.

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 3: Tontowi/Debby Antiklimaks, Wahyu/Ade Kurang Beruntung!

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 3: Tontowi/Debby Antiklimaks, Wahyu/Ade Kurang Beruntung!


Tontowi/Debby (Sumber: PBSI)

Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Di babak kedua (16 besar) kali ini, sayang sekali ada beberapa wakil Indonesia yang gagal melaju ke babak perempat final. Yang paling kentara adalah wakil ganda campuran Tontowi Ahmad/Debby Susanto yang secara antiklimaks ditumbangkan 2 set langsung 10-21 12-21 oleh ganda campuran asal Belanda Robin Tabeling/Selena Piek dalam waktu 27 menit. Sedangkan ganda putri Indonesia kehilangan satu wakilnya setelah Della Destiara Haris/Virni Putri dikalahkan ganda putri Jepang Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata 2 set langsung 11-21 13-21 dalam waktu 32 menit. Juga tunggal putra Jonatan Christie tak kuasa menahan laju tunggal putra unggulan ke 3 asal China Chen Long, dimana ia kalah 2 set langsung 15-21 18-21 dalam kurun waktu 45 menit.
Terakhir, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf mengalami nasib yang kurang mujur setelah gagal mengatasi lawannya setelah terjadi seting di set 2 dan justru malah berbalik kalah 3 set melawan ganda putra Jepang unggulan ke 7 Takuto Inoue/Yuki Kaneko 21-19 29-30 18-21 dalam kurun waktu sampai 85 menit.
Sedangkan yang berhasil lolos ke babak perempat final cukup banyak, dimana saat berita ini ditulis, 3 ganda putri Indonesia berhasil memastikan tempat di perempat final. Greysia Polii/Apriani Rahayu yang adalah unggulan ke 4 menang langsung 2 set 21-14 21-15 atas ganda putri Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dalam 36 menit. Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta menang 2 set 21-18 21-17 atas ganda putri India Ashwini Ponappa/N. SIkki Reddy dalam 50 menit. Dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto juga menang 2 set langsung 21-9 21-18 atas ganda putri asal Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen.
Di sektor ganda putra, baru ada 1 wakil yang dipastikan lolos, yakni ganda putra unggulan ke 1 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menang langsung setelah bertanding selama 19 menit melawan Kittinupong Kedren/Dechapol Puavanukroh. Marcus/Kevin menang 21-16 di set pertama dan di set kedua saat kedudukan 3-3, pasangan Thailand mengundurkan diri karena Kittinupong Kedren mengalami cedera.
Tidak banyak kejutan yang hadir hingga saat berita ini ditulis, dimana pasangan unggulan yang gagal ke fase perempat final hanyalah ganda putri unggulan ke 8 asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva yang kalah 2 set langsung 12-21 6-21 dari ganda putri asal Korea Selatan Chang Ye Na/Jung Kyung Eun.
Data pertandingan diperoleh dari bwf.tournamentsoftware.com

Rabu, 16 Januari 2019

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 1: Mantap! 5 Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Kedua!

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 1: Mantap! 5 Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Kedua!


Marcus/Kevin (Sumber: AFP)

Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Di babak pertama yang diselenggarakan pada hari ini, Indonesia menorehkan hasil yang cukup bagus di sektor ganda putra, dimana 5 pasangan ganda putra berhasil melaju ke babak kedua, dan hanya satu pasangan gugur di babak pertama, itu pun karena "perang saudara", yakni Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya yang kalah 16-21 17-21 dalam 27 menit oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang adalah unggulan ke 1. Sisanya, Berry Angriawan/Hardianto menang mudah 2 set langsung 21-16 21-15 atas ganda putra asal Belanda, Jelle Maas/Robin Tabeling dalam 33 menit. Lalu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang adalah unggulan ke 6 menang mudah 2 set langsung 21-16 21-13 atas ganda putra asal Korea Selatan, Kim Gi Jung/Lee Yong Dae dalam 38 menit. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang adalah unggulan ke 5 menang 2 set langsung 21-17 21-13 atas ganda putra asal China Huang Kaixiang/Wang Zekang dalam waktu setengah jam. Terakhir, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf menang tipis 3 set 25-23 19-21 21-19 atas ganda putra asal Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dalam waktu nyaris sejam.
Di ganda putri, hanya satu pasangan yang gagal lolos ke babak kedua, yakni Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang kalah 13-21 9-21 atas ganda putri asal Thailand Puttita Supajirakul/Sapriree Taerattanachai dalam 32 menit. Sisanya berhasil lolos ke babak kedua, seperti misalnya Greysia Polii/Apriani Rahayu yang adalah unggulan ke 4 menang 17-21 21-8 21-17 atas ganda putri Hongkong Ng Wing Yung/Yeung Nga Ting dalam waktu 64 menit. Della Destiara Haris/Virni Putri juga lolos ke babak kedua setelah secara ciamik menumbangkan ganda putri unggulan ke 7 asal Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan 3 set 17-21 21-19 27-25 dalam waktu 75 menit. Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto juga menang 3 set 14-21 21-9 21-17 atas ganda putri Jerman Linda Efler/Isabel Herttrich dalam waktu 66 menit. Terakhir, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta juga menang dengan ciamik atas ganda putri unggulan ke 6 asal Jepang Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto dengan 3 set 21-13 19-21 21-11 dalam waktu 63 menit.
Terakhir, 2 ganda campuran asal Indonesia juga menyusul Tontowi Ahmad/Debby Susanto yang menang di hari Selasa (15/01) kemarin. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani menang 2 set langsung 21-19 21-17 atas ganda campuran asal China Ren Xiangyu/Zhou Chaomin dalam waktu 30 menit. Dan Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle WIdjaja yang adalah unggulan ke 7 menang 2 set langsung 21-10 21-18 atas ganda campuran Taiwan Lu Ching-Yao/Lee Chia Hsin dalam waktu 29 menit.
Babak kedua (16 Besar) akan dimulai pada hari Kamis mendatang, dimana 5 ganda putra, 4 ganda putri dan 3 ganda campuran akan bertanding memperebutkan tempat di perempat final. Jadwal dan hasil selengkapnya nanti dapat dilihat pada laman bwf.badmintonsoftware.com
Data pertandingan diperoleh dari bwf.tournamentsoftware.com

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 2: Kejutan, 2 Tunggal Jepang Tersingkir!

Hasil Malaysia Masters 2019 Part 2: Kejutan, 2 Tunggal Jepang Tersingkir!


Kento Momota (Sumber: BWF Badminton)

Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Di hari kedua, yang menampilkan babak pertama semua disiplin (kecuali ganda campuran yang sebagian bermain di hari pertama), banyak kejutan yang terjadi, yang paling mengejutkan adalah dimana 2 pemain tunggal asal Jepang, Kento Momota yang adalah unggulan ke 1 di tunggal putra dan Akane Yamaguchi yang adalah unggulan ke 3 tunggal putri, tersingkir di babak pertama ini. Kento Momota ditumbangkan temannya sendiri Kenta Nishimoto dalam 3 set 15-21 21-14 20-22 dalam waktu 74 menit. Sedangkan Akane Yamaguchi ditumbangkan tunggal putri asal Malaysia Goh Jin Wei 14-21 12-21 dalam waktu hanya 32 menit. Sedangkan unggulan lain yang tersingkir adalah tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto yang adalah unggulan ke 8. Ia kalah 2 set langsung 21-23 13-21 atas tunggal putra asal Malaysia Daren Liew dalam waktu 44 menit.
Sisanya, terutama tunggal putra Indonesia yang bermain di babak pertama ini berhasil masuk ke babak selanjutnya. Anthony Sinisuka Ginting yang adalah unggulan ke 6 berhasil membalikkan set pertama dan memenangkan laga dengan 3 set 18-21 21-9 21-10 atas tunggal putra asal Thailand Khosit Phetpradab dalam 66 menit. Sedangkan Jonatan Christie menang 21-16 21-15 atas tunggal putra veteran asal Denmark Jan O Jorgensen dalam 34 menit.
Sayangnya, hanya tersisa satu tunggal putri yang maju ke babak kedua, yaitu Fitriani yang menang atas temannya sendiri, Yulia Yosephin Susanto 2 set langsung 21-16 21-18 dalam waktu 39 menit. Sisanya berhasil digugurkan oleh lawannya masing - masing, seperti tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang kalah 2 set langsung 15-21 16-21 melawan tunggal putri unggulan ke 6 atas Thailand Ratchanok Intanon dalam waktu 38 menit. Lyanny Alessandra Mainaky juga kalah 2 set langsung 9-21 15-21 atas tunggal putri asal Denmark Line Kjaersfeldt dalam waktu 31 menit. Dan Ruselli Hartawan juga gagal mengamankan 2 set setelah kalah 21-19 18-21 17-21 atas tunggal putri asal Hongkong Yip Pui Yin dalam waktu 49 menit.
Babak 16 besar akan dimulai pada hari Kamis mendatang dimana 2 tunggal putra dan 1 tunggal putri Indonesia akan melanjutkan asa mereka menjadi juara. Jadwal dan hasil selengkapnya nanti dapat dilihat pada laman bwf.badmintonsoftware.com
Data statistik diperoleh dari bwf.tournamentsoftware.com

Selasa, 15 Januari 2019

Malaysia Masters 2019: Duet Baru Tontowi/Debby Maju Ke Babak Selanjutnya!

Malaysia Masters 2019: Duet Baru Tontowi/Debby Maju Ke Babak Selanjutnya!


Tontowi Ahmad/Debby Susanto (Sumber: PB PBSI)

Duet baru Indonesia, Tontowi Ahmad/Debby Susanto berhasil melewati hadangan pertama mereka di Malaysia Masters 2019, setelah berhasil mengalahkan pasangan ganda campuran unggulan ke 8 Marcus Ellis/Lauren Smith dengan skor 21-16 21-17 dalam waktu 37 menit. Meski menang 2 set langsung, Tontowi/Debby sempat tertinggal 0-6 di set pertama, namun mereka berhasil menyamakan poin saat kedudukan sama - sama 14-14, sebelum unggul jauh 20-15 dan kahirnya memenangkan set pertama 21-16.
Di set kedua, Tontowi/Debby langsung tancap gas, mereka selalu unggul lebih dari 2 poin sejak awal, meski sempat didekati saat poin mereka 15-14, akhirnya Tontowi/Debby melaju ke babak kedua setelah menang 21-17. Mereka akan menghadapi antara ganda campuran asal Belanda Robin Tabeling/Selena Piek atau ganda campuran asal India Pranaav Jerry Chopra/N. Reddy Sikki pada hari Kamis mendatang.
Sayang, keberhasilan Tontowi Ahmad/Debby Susanto tidak berhasil diimbangi oleh ganda campuran lainnya, dimana 3 pasangan ganda campuran lain asal Indonesia yang lain harus angkat koper di babak pertama ini. Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari harus mengakui keunggulan ganda campuran asal Jepang Takuro Hoki/Wakana Nagahara dengan 3 set 9-21 21-19 17-21 dalam waktu 52 menit. Ganda campuran Indonesia Ronald Alexander/Annisa Saufika juga gagal melewati hadangan ganda campuran asal Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dengan kekalahan tipis 3 set 21-19 17-21 22-24 dalam waktu 57 menit. Dan terakhir, ganda campuran Alfian Eko Prasetya/ Marsheilla Gischa Islami kalah 2 set langsung menghadapi ganda campuran unggulan ke 2 asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 19-21 12-21 dalam waktu 29 menit.
Hasil ini membuat Indonesia masih menyisakan 3 pasangan ganda campuran lagi, dimana 2 pasangan belum bermain dan akan memulai babak 32 besar pada hari Rabu mendatang, yakni unggulan ke 7 Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle WIdjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani. Hafiz/Gloria akan menghadapi ganda campuran asal Taiwan, Lu Ching-Yao/Lee Chia-Hsin sedangkan Praveen/Melati menghadapi ganda campuran asal China Ren Xiangyu/Zhou ChaoMin.
Malaysia Masters 2019 adalah turnamen kedua BWF World Tour di bulan Januari ini. Turnamen ini diadakan pada tanggal 15-20 Januari 2019 dan berhadiah total 350.000 Dolar Amerika atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Data statistik diperoleh dari bwf.tournamentsoftware.com

Minggu, 13 Januari 2019

Mantap! Banyak Kejutan Di Final Thailand Masters 2019, Termasuk Indonesia Dapat 1 Gelar!

Mantap! Banyak Kejutan Di Final Thailand Masters 2019, Termasuk Indonesia Dapat 1 Gelar!


Fitriani Juara! (Sumber: bolasport.com)

Thailand Masters mungkin bukan turnamen yang sangat terkenal dan prestisius dalam kalender BWF World Tour. Turnamen BWF Super 300 ini berhadiah total 150.000 dolar Amerika atau sekitar 2,1 Miliar Rupiah. Turnamen ini adalah turnamen BWF World Tour pertama tahun ini, yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 13 Januari 2019.
Sejak babak - babak awal sudah banyak kejutan yang terjadi di turnamen ini, salah satunya adalah FItriani, yang meski tak diunggulkan berhasil meraih medali juara BWF World Tour pertamanya, Padahal sebelumnya ia hanya berhasil melangkah paling jauh hanya sampai perempat final di tahun 2018, yakni di Bangka Belitung Indonesia Masters (Super 100), Taiwan Terbuka (Super 300), SaarLorLux Terbuka (Super 100), dan terakhir di Korea Masters (Super 300).
Kejutan yang dihadirkan Fitriani di Thailand Masters dimulai kala ia berhasil menumbangkan tunggal putri unggulan pertama asal Thailand Nitchaon Jindapol dengan 3 set 21-10 17-21 21-16 dalam tempo 62 menit, setelah sebelumnya ia menumbangkan tunggal putri asal Malaysia Lee Ying Ying di babak pertama lewat skor ketat 18-21 21-9 23-21 dalam tempo 54 menit. Kejutan yang ia hasilkan belum berhenti kala di perempat final ia menumbangkan tunggal putri asal Singapura Yeo Jia Min, juga dengan 3 set 14-21 21-15 21-18. Di Semifinal, ia kembali bangkit dari ketertinggalan asal tunggal putri asal Hongkong, Joy Deng Xuan dan berhasil membalikkan keadaan dan menang 12-21 21-19 21-16 dalam waktu 55 menit. Sampai akhirnya di Final, ia berhasil meraih juara BWF World Tour pertamanya setelah dengan mudah mengalahkan tunggal putri unggulan ke delapan Busanan Ongbarungpham dengan skor 21-12 21-14 dalam tempo 42 menit.
Kejutan juga terjadi di tunggal putra, saat tunggal putra unggulan pertama asal China Lin Dan yang saat ini menempati ranking 13 secara mengejutkan berhasil ditumbangkan oleh tunggal putra asal Singapura Loh Kean Yew yang adalah ranking 125. Lin Dan ditumbangkan 2 set langsung 21-19 21-18 oleh tunggal putra yang memulai turnamen Thailand Masters dari babak kualifikasi, dan mengalahkan 2 unggulan dalam perjalanannya sampai ke final, yakni Wang Tzu-Wei asal Taiwan yang adalah unggulan ke delapan, dan Brice Leverdez asal Perancis yang adalah unggulan ke tujuh.
Selain 2 kejutan yang terjadi di Final tersebut, sisanya praktis tidak ada kejutan, dengan ganda putra dimenangkan unggulan pertama asal Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang mengalahkan unggulan kelima asal Taiwan Lu Ching Yao/Yang Po-Han dengan 2 set langsung 21-13 21-17 dalam tempo 32 menit. Ganda Campuran unggulan pertama asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying juga melenggang mulus menjadi juara setelah menundukkan unggulan kedua asal Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 2 set langsung 21-16 21-15 dalam waktu 47 menit. Dan terakhir, di ganda putri dimenangkan oleh ganda non unggulan asal Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai yang menumbangkan unggulan ke lima asal China Li Wenmei/Zheng Yu dengan 3 set 15-21 21-15 21-10 dalam waktu 72 menit.
Turnamen selanjutnya adalah Malaysia Masters yang akan diadakan pada tanggal 15 sampai 20 Januari mendatang. Turnamen tersebut termasuk dalam turnamen BWF Super 500 dan berhadiah total 350.000 atau sekitar 4,9 Miliar Rupiah.
Data statistik dari bwf.tournamentsoftware.com

Selasa, 01 Januari 2019

Rekap 2018: Ini 5 Pasangan Yang Berhasil Mengalahkan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya!

Rekap 2018: Ini 5 Pasangan Yang Berhasil Mengalahkan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya!


Marcus Gideon/Kevin Sanjaya (Sumber: tribunnews.com)

Para pecinta olahraga bulutangkis, terutama di Indonesia pastinya sudah sangat hafal dengan pemain bulutangkis bernama Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Kedua pemain yang bermain di sektor ganda putra ini memang sangat fenomenal di tahun 2018 kemarin, dengan keduanya berhasil meraih 8 titel BWF World Tour dan puncaknya, ketika mereka berhasil mengatasi perlawanan dari rekan senegara mereka Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Final Asian Games bagian Individual dan berhasil meraih medali Emas di turnamen 4 tahunan tersebut.
Namun, seperti layaknya sebuah kemenangan, ada kalanya pula si "The Minions" ini berhasil dikandaskan oleh lawan - lawannya. Berikut 5 pasangan Ganda Putra yang berhasil mengalahkan "The Minions" berdasarkan laman bwfbadminton.com:
1. Kittisak Namdash/Nipithon Phuangphuapet (Thomas Cup 2018 Laga Pertama Grup B)
Setelah berhasil melewati 19 pertandingan tanpa kekalahan (sejak terakhir kali mengalami kekalahan di laga kedua BWF Super Series Final 2017 melawan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, dan meraih 3 titel beruntun di awal tahun 2018, yakni Indonesia Masters, India Terbuka, dan turnamen Prestisius All England Terbuka, secara mengejutkan, di Thomas Cup fase Grup, dimana Indonesia menempati grup B, di laga kedua melawan Thailand, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya yang baru dimainkan di laga tersebut secara mengejutkan ditumbangkan pasangan ganda putra Thailand, Kittisak Namdash/Nipithon Phuangphuapet dengan 3 set: 16-21, 21-13, 12-21. Namun, kekalahan tersebut tidak mengubah asa tim Thomas Cup Indonesia pada saat itu, karena meski "The Minions" kalah, Indonesia tetap berhasil meraup kemenangan 4-1 atas Thailand. Langkah Indonesia kemudian terhenti di Semi Final kala mereka kalah 3-1 atas China (Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya menjadi satu - satunya penyumbang poin di pertandingan tersebut dengan mengalahkan pasangan ganda putra China, Zhang Nan/Liu Cheng dengan 3 set: 12-21, 21-17, 21-15)
2. He Jiting/Tan Qiang (Perempat Final Malaysia Terbuka 2018)
Setelah mengikuti Thomas Cup, turnamen yang diikuti Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya adalah Malaysia Terbuka 2018. Sayangnya mereka hanya mencapai perempat final setelah penampilan mereka yang kurang sesuai harapan membuat mereka kalah 2 set langsung melawan pasangan ganda putra China, He Jiting/Tan Qiang 17-21 11-21.
3. Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Perempat Final Kejuaraan Dunia 2018)
Setelah kekalahan mereka di perempat final Malaysia Terbuka, penampilan mereka kembali menggila dan mereka berhasil meraih gelar di turnamen prestisius yang diselenggarakan di negara sendiri, Indonesia Terbuka. Namun, setelah turnamen tersebut, mereka gagal berbicara banyak di Kejuaraan Dunia 2018, dimana mereka terhenti di babak perempat final setelah ditumbangkan oleh pasangan ganda putra Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan 2 set langsung: 19-21 18-21. Hasil itu membuat mereka gagal meraih medali di Kejuaraan Dunia secara 2 tahun beruntun, setelah di tahun 2017 juga mereka terhenti di perempat final.
4, Han Chengkai/Zhou Haodong (Semifinal China Terbuka 2018, Final Perancis Terbuka 2018)
Mungkin pasangan ganda putra asal China Han Chengkai/Zhou Haodong yang menjadi "duri dalam daging" bagi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya di tahun 2018 kemarin. Karena, dari 3 pertemuan yang telah dilewati kedua pasangan pemain, "Duo Minions" tertinggal dengan hanya memenangi 1 pertemuan, yaitu di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2018. Sisanya, di Semifinal China Terbuka, mereka kalah 3 set 19-21, 21-11, 17-21 di babak semifinal (membuat mereka gagal mengawinkan 3 gelar BWF World Tour 1000), serta di Final Perancis Terbuka, dimana kembali mereka harus mengakui keunggulan ganda putra China dengan 3 set: 21-23, 21-8, 17-21.
5. Li Junhui/Liu Yuchen (BWF World Tour Finals Laga Pertama Grup A)
Terakhir, setelah kekalahan di Final Perancis Terbuka, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya sempat melalui 10 pertandingan tanpa kekalahan dengan 2 gelar di penghujung tahun berhasil diraih (Fuzhou China Terbuka dan Hongkong Terbuka). Namun, rekor kemenangan tersebut terhenti kembali saat "Duo Minions" dikalahkan pasangan ganda putra asal China yang dijuluki "Menara Kembar" Li Junhui/Liu Yuchen di laga pertama Grup A BWF Tour Finals dengan 2 set langsung: 18-21 22-24. Meski memenangkan laga kedua melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dengan 3 set, petualangan mereka untuk mempertahankan posisi pertama di BWF Tour Finals akhirnya terhenti setelah Marcus Gideon mengalami cedera di lehernya dan mengundurkan diri dari BWF World Tour Finals.
Di tahun 2019 ini, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo akan memulai kembali petualangan mereka menjadi juara di tahun 2019 dengan Malaysia Masters 2019 menjadi turnamen pertama yang akan dimulai pada 15 - 20 Januari mendatang. Di turnamen yang berhadiah total 350.000 itu, "The Minions" adalah unggulan pertama dan langsung masuk babak 32 besar dan akan menunggu lawan dari fase kualifikasi. Akankah mereka langsung meraih titel pertama mereka di turnamen ini? Kita doakan saja agar mereka menjadi juara kembali di turnamen selanjutnya!