Selasa, 19 Februari 2019

Djarum Superliga 2019 Hari Kedua Bagian Putri: Djarum Kalah, Mutiara dan Jaya Raya Menang!

Djarum Superliga 2019 Hari Kedua Bagian Putri: Djarum Kalah, Mutiara dan Jaya Raya Menang!


Djarum Superliga 2019 (Sumber: IndoSport)

Djarum Superliga 2019 adalah turnamen bulutangkis beregu yang tidak masuk kalender BWF, sehingga tidak memberikan poin untuk peringkat dunia. Meski begitu, turnamen nasional ini cukup bergengsi karena akan mempertandingkan berbagai pemain tingkat dunia, baik itu pemain lokal maupun internasional. Tercatat, 8 tim tunggal putra dan 8 tim tunggal putri yang terbagi dalam masing - masing 2 grup (Grup A dan B untuk tim pria, dan Grup X dan Y untuk tim wanita) akan bertanding memperebutkan total hadiah 300.000 Dolar Amerika (sekitar 4,35 Miliar Rupiah), seperti dilansir dari Tempo. Turnamen tersebut diselenggarakan pada tanggal 18 - 24 Februari 2019 dan diselenggarakan di Sabuga, Kota Bandung.
Pada hari ini, diselenggarakan dua laga di masing - masing grup, dimana di Grup X ada Jaya Raya Jakarta yang melawan Samurai Japan Reptiles (Jepang) dan Berkat Abadi yang melawan Tiket.com Champion Klaten. Sedangkan di Grup Y ada Mutiara Cardinal Bandung yang melawan Granular (Thailand) dan Djarum Kudus yang melawan Saishunkan Nihon - Unisys (Jepang).

Apriani Rahayu membela Jaya Raya Jakarta di Djarum Superliga 2019 (Sumber: Tirto.id)
Hasilnya, di Grup X, Jaya Raya Jakarta berhasil unggul telak 5-0 atas Samurai Japan Reptiles. Wakil impor Jaya Raya asal Vietnam Vu Thi Trang memberi poin pertama setelah ia menang 2 set langsung 21-11 21-8 atas lawannya Hitomi Nimura dalam 32 menit. Sri Fatmawati juga menang 2 set 21-13 21-11 atas Maiko Kawazoe untuk membuat Jaya Raya unggul 2-0 dalam 31 menit.
Asty Dwi Widyaningrum kemudian menambah poin lagi bagi Jaya Raya setelah menang 21-19 21-16 atas Akane Araki dalam 31 menit. Anggia Shitta Awanda/Shela Devi Aulia kemudian turut menambah poin Jaya Raya menjadi 4-0 setelah memenangi laga ketat 3 set 21-18 16-21 21-18 atas Maiko Kawazoe/Soyoka Yamaguchi. Terakhir, Apriani Rahayu/Pia Zebadiah Bernadet menyempurnakan koleksi poin Jaya Raya menjadi 5-0 setelah menang 21-13 21-15 atas Akane Arai/Riko Imai.

Zhang Beiwen kala melawan Desima Aqmar, Zhang kalah 17-21 11-21 (Sumber: BolaSport)
Sedangkan laga lainnya di Grup X, Berkat Abadi juga menang tipis 3-2 atas Tiket.com Champion Klaten. Pemain impor Berkat Abadi asal Amerika Serikat, Zhang Beiwen secara mengejutkan ditakluk pemain Tiket.com Champion Klaten Desima Aqmar Sharavina 17-21 11-21 dalam tempo 28 menit untuk memberikan Tiket.com Champion Klaten keunggulan 1-0.
Namun, Berkat Abadi langsung menyamakan kedudukan lewat Dian Fitriani/Nadya Melati yang menang 2 set langsung 21-12 21-14 atas Indah Cahya Sari Jamil/Rosyita Eka Putri Sari, sebelum menjadi memimpin 2-1 setelah tunggal kedua Gabriela Meilani Moningka menang 21-14 21-19 atas Komang Ayu Cahya Dewi dalam 37 menit.
Febby Valencia Dwijayanti/Lisa Ayu Kusumawati kemudian sempat membuat skor menjadi 2-2 setelah menang 3 set 11-21 21-14 21-15 atas Brigitta Marcelia Rumambi/Ririn Amelia, namun Isra Faradilla akhirnya membuat Berkat Abadi unggul 3-2 atas Tiket.com Champion Klaten setelah ia menang 2 set 24-22 21-12 atas Aisyah Sativa Fatetani dalam tempo 43 menit.

Gregoria Mariska yang membela Mutiara Cardinal Bandung (Sumber: Tribunnews)
Sedang di Grup Y, Mutiara Cardinal Bandung menang telak 5-0 atas Granular (Thailand). Pemain tunggal putri PBSI Gregoria Mariska membuka poin Mutiara Cardinal setelah ia menang 21-18 21-17 atas Manassanan Lerthattasin dalam 27 menit, sebelum Maretha Dea Giovani/Yulfira Barkah menambah keunggulan Mutiara Cardinal menjadi 2-0 setelah menang aas Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong dalam pertarungan ketat 3 set 14-21 21-16 23-21 dalam tempo 70 menit.
Pemain impor asal Hongkong Cheung Ngan Yi kemudian menambah keunggulan Mutiara Cardinal setelah menang 2 set langsung 21-5 21-11 atas Panisa Puangsawat dalam 25 menit. Pemain impor lain asal Korea Eom Hye Won/Kim Ha-Na memberi poin lagi bagi Mutiara Cardinal menjadi 4-0 setelah menang mudah 21-5 21-9 atas Nannapas Sukklad/Suchanya Kanchanasaka. Hanna Ramadhini kemudian menutup laga dengan kemenangan 21-12 21-14 atas Somm Sawangsari dalam 29 menit untuk membuat Mutiara Cardinal unggul telak 5-0.

Michelle Li memperkuat Djarum Kudus (Sumber: TIrto.id)
Sedangkan Djarum Kudus secara tidak terduga harus kalah tipis 2-3 atas lawannya Saishunkan Nihon - Unisys (Jepang). Pemain impor asal Kanada Michelle Li awalnya membuat Djarum Kudus memimpin 1-0 setelah ia menang 21-14 21-10 atas Ayumi Mine dalam tempo 34 menit. Chisato Hoshi/Reika Kakiiwa kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mereka menang 21-13 21-12 atas wakil Djarum Kudus Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Dinar Dyah Ayustine membuat Djarum unggul kembali 2-1 setelah ia menang dengan sangat ketat 3 set 12-21 23-21 23-21 melawan Yukino Nakai dalam waktu satu jam. Kie Nakanishi/Rin Iwanaga membuat kedudukan kembali imbang 2-2 setelah mereka menang melawan Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto dengan 3 set 18-21 21-13 21-18, sebelum Shiori Ebihara akhirnya membuat Saishunkan Nihon - Unisys (Jepang) unggul 3-2 setelah menang 21-14 21-14 atas wakil Djarum Kudus Alifia Intan Nurrokhim dalam 33 menit.
Hari ketiga akan diselenggarakan besok tanggal 20 Februari 2019, dimana di Grup X akan ada Berkat Abadi melawan Samurai Japan Reptiles, dan di Grup Y ada Mutiara Cardinal Bandung melawan Saishunkan Nihon - Unisys (Jepang). Tim manakah yang akan menang? Kita tunggu saja!
Semua hasil pertandingan diperoleh dari djarumbadminton.com

Djarum Superliga 2019 Hari Kedua Bagian Putra: Sports Affair Tipis, Jaya Raya Mudah Saja!

Djarum Superliga 2019 Hari Kedua Bagian Putra: Sports Affair Tipis, Jaya Raya Mudah Saja!


Djarum Superliga Badminton 2019 (Sumber: IndoSport)

Djarum Superliga 2019 adalah turnamen bulutangkis beregu yang tidak masuk kalender BWF, sehingga tidak memberikan poin untuk peringkat dunia. Meski begitu, turnamen nasional ini cukup bergengsi karena akan mempertandingkan berbagai pemain tingkat dunia, baik itu pemain lokal maupun internasional. Tercatat, 8 tim tunggal putra dan 8 tim tunggal putri yang terbagi dalam masing - masing 2 grup (Grup A dan B untuk tim pria, dan Grup X dan Y untuk tim wanita) akan bertanding memperebutkan total hadiah 300.000 Dolar Amerika (sekitar 4,35 Miliar Rupiah), seperti dilansir dari Tempo. Turnamen tersebut diselenggarakan pada tanggal 18 - 24 Februari 2019 dan diselenggarakan di Sabuga, Kota Bandung.
Pada hari ini, diselenggarakan satu laga di masing - masing grup, dimana di Grup A ada Sports Affair (Malaysia) melawan Daihatsu Aztec, dan di Grup B ada Jaya Raya Jakarta melawan HItachi (Jepang).

Ganda Putra Junior Indonesia Daniel/Leo Rolly Carnado membela Daihatsu Aztec (Sumber: SportaNews)
Hasilnya, Sports Affair yang mayoritas bermaterikan pemain Malaysia menang tipis 3-2 atas Daihatsu Aztec. Tunggal putra pertama Chong Wei Feng memberi poin pertama bagi Sports Affair setelah menang 2 set 21-15 21-17 melawan wakil Daihatsu Aztec Vicky Angga Saputra dalam 35 menit. Ganda putra Mohamad Arif Ab Latif Arif/Nur Mohd Ayub Azriyn kemudian menambah keunggulan Sports Affair menjadi 2-0 setelah menang ketat 3 set atas Daniel Marthin/Leo Rolly Carnado 21-19 18-21 21-17 dalam 49 menit.
Namun, Daihatsu Aztec bisa mengecilkan kedudukan menjadi 2-1 setelah wakilnya Gatjar Pillang Cupu menang 21-18 21-18 atas wakil Sports Affair Seng Zeo Yeoh dalam 30 menit. Pramudya Kusumawardhana Riyanto/Yeremia Erich Yoche Yacob kemudian menyamakan kedudukan 2-2 setelah menang 22-20 21-13 atas Lin Shang Kai/Tseng Min Hao dalam 26 menit. Poin terakhir kemudian berhasil diambil oleh Sports Affair setelah wakil Indonesia di Sports Affair Fikri Ihsandi Hadmadi menang 3 set 14-21 21-10 21-11 atas Iqbal Aji Tri Pamungkas.

Hendra Setiawan berpasangan dengan Marcus Gideon di Jaya Raya Jakarta (Sumber: Tirto.id)
Sedangkan di Grup B ada Jaya Raya Jakarta yang menang 5-0 atas Hitachi asal Jepang. Tommy Sugiarto membuka skor Jaya Raya setelah menang 2 set 21-10 21-6 atas Ryutaro Maruo. Hendra Setiawan/Marcus Gideon kemudian menambah skor Jaya Raya 2-0 setelah menang 2 set 21-16 21-16 atas Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi dalam 26 menit. Wakil impor Jaya Raya Jakarta asal Vietnam Nguyen Tien Minh menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah menang 21-13 21-16 atas Koji Naito.
Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto terus menambah keunggulan jadi 4-0 atas Hitachi (Japan) setelah ia menang 21-15 21-14 dalam 27 menit melawan Masato Takano/Yoshiki Tsukamoto. Krishna Adi Nugraha menyempurnakan keunggulan 5-0 setelah menang 2 set 21-12 21-16 atas Keita Makino.
Hari kedua akan diselenggarakan besok tanggal 19 Februari 2019, dimana pertandingan besok adalah sebagai berikut:
Grup A:
Sports Affair (Malaysia) vs Berkat Abadi
Musica Trinity vs Daihatsu Aztec
Grup B:
Jaya Raya Jakarta vs Jatim United
Djarum Kudus vs Hitachi (Jepang)
Semua hasil pertandingan diperoleh dari djarumbadminton.com

Senin, 18 Februari 2019

Djarum Superliga 2019 Hari Pertama Bagian Putri: Jaya Raya Sempurna, Djarum Menang Mudah!

Djarum Superliga 2019 Hari Pertama Bagian Putri: Jaya Raya Sempurna, Djarum Menang Mudah!


Djarum Superliga Badminton 2019 (Sumber: IndoSport)

Djarum Superliga 2019 adalah turnamen bulutangkis beregu yang tidak masuk kalender BWF, sehingga tidak memberikan poin untuk peringkat dunia. Meski begitu, turnamen nasional ini cukup bergengsi karena akan mempertandingkan berbagai pemain tingkat dunia, baik itu pemain lokal maupun internasional. Tercatat, 8 tim tunggal putra dan 8 tim tunggal putri yang terbagi dalam masing - masing 2 grup (Grup A dan B untuk tim pria, dan Grup X dan Y untuk tim wanita) akan bertanding memperebutkan total hadiah 300.000 Dolar Amerika (sekitar 4,35 Miliar Rupiah), seperti dilansir dari Tempo. Turnamen tersebut diselenggarakan pada tanggal 18 - 24 Februari 2019 dan diselenggarakan di Sabuga, Kota Bandung.
Pada hari ini, diselenggarakan laga pertama di masing - masing Grup, dimana Grup X ada Jaya Raya Jakarta melawan Tiket.com Champion Klaten, Grup Y ada Djarum Kudus (W) melawan Granular.

Greysia Polii/Apriani Rahayu saat bertanding membela Jaya Raya Jakarta (Sumber: Tribunnews)
Hasilnya, di Grup X, Jaya Raya Jakarta menang mutlak 5-0 atas lawannya Tiket.com Champion Klaten. Pemain impor asal Vietnam Vu Thi Trang memberikan poin pertama bagi Jaya Raya setelah ia menang 2 set 21-12 21-13 atas Desima Aqmar Syarafina dalam 37 menit. Greysia Polii/Apriani Rahayu kemudian menambah kedudukan Jaya Raya menjadi 2-0 setelah memenangi duel sulit melawan Indah Cahya Sari Jamil/Rosyita Eka Putri Sari dengan 3 set 17-21 22-20 21-12 dalam waktu tepat 1 jam.
Sri Fatmawati membuat skor menjadi 3-0 setelah ia menang 21-13 21-14 melawan Nandini Putri Arumni dalam 33 menit. Ganda putri kedua Anggia Shitta Awanda/Jauza Fadhila Sugiarto juga menang untuk memberikan keunggulan 4-0 untuk Jaya Raya meski harus bekerja keras untuk menang 3 set 24-22 18-21 21-19 atas Febby Valencia Gani/Lisa Ayu Kusumawati dalam tempo satu jam. Terakhir, Asty Dwi WIdyaningrum melengkapi kemenangan Jaya Raya Jakarta menjadi 5-0 setelah ia juga menang 2 set 21-12 21-17 melawan Aisyah Sativa Fatetani dalam 31 menit.

Pemain "Impor" Djarum Kudus, Michelle Li asal Kanada (Sumber: Tribunnews)
Di Grup Y, Djarum Kudus juga menang mudah 4-1 atas tim impor Granular asal Thailand. Tunggal Putri impor asal Kanada, Michelle Li memberi poin pertama bagi Djarum Kudus setelah menang langsung 2 set atas Manassanan Lerthattasin asal Thailand 21-19 21-17 dalam 35 menit, yang sempat disamakan 1-1 setelah pemain ganda Granular Chayanit Chaladchalam/Phatalmas Muenwong asal Thailand menang 3 set 19-21 21-18 21-15 atas wakil Djarum Kudus Agatha Imanuela/Siti Fadia SIlva Ramadhanti dalam 57 menit.
Namun, Djarum Kudus kembali unggul 2-1 setelah tunggal putri kedua Djarum Dinar Dyah Ayustine menang 2 set langsung 21-14 21-15 atas wakil Granular asal Thailand Panisa Puangsawat dalam waktu setengah jam. Djarum Kudus kemudian bertambah unggul 3-1 setelah ganda putri kedua Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto menang mudah 21-7 21-16 atas ganda Granular Natchpapha Chatupornkarnchana/Sanicha Chumnibannakarn dalam 25 menit. Dan tunggal ketiga Alifia Intan Nurrokhim mengunci kemenangan 4-1 atas Granular setelah ia menang 2 set 21-14 21-17 atas Somm Sawangsari dalam 25 menit.
Hari kedua akan diselenggarakan besok tanggal 19 Februari 2019, dimana pertandingan besok adalah sebagai berikut:
Grup X:
Jaya Raya Jakarta vs Samurai Japan Reptiles
Berkat Abadi vs Tiket.com Champion Klaten
Grup Y:
Mutiara Cardinal vs Granular
Djarum Kudus vs Saishunkan Nihon - Unisys
Tim manakah yang akan menang? Kita tunggu saja!
Semua hasil pertandingan diperoleh dari djarumbadminton.com

Djarum Superliga 2019 Hari Pertama Bagian Putra: Musica Dan Djarum Menang Mudah!

Djarum Superliga 2019 Hari Pertama Bagian Putra: Musica Dan Djarum Menang Mudah!



Djarum Superliga Badminton 2019 (Sumber: IndoSport)
Djarum Superliga 2019 adalah turnamen bulutangkis beregu yang tidak masuk kalender BWF, sehingga tidak memberikan poin untuk peringkat dunia. Meski begitu, turnamen nasional ini cukup bergengsi karena akan mempertandingkan berbagai pemain tingkat dunia, baik itu pemain lokal maupun internasional. Tercatat, 8 tim tunggal putra dan 8 tim tunggal putri yang terbagi dalam masing - masing 2 grup (Grup A dan B untuk tim pria, dan Grup X dan Y untuk tim wanita) akan bertanding memperebutkan total hadiah 300.000 Dolar Amerika (sekitar 4,35 Miliar Rupiah), seperti dilansir dari Tempo. Turnamen tersebut diselenggarakan pada tanggal 18 - 24 Februari 2019 dan diselenggarakan di Sabuga, Kota Bandung.
Pada hari ini, diselenggarakan laga pertama di masing - masing grup, dimana di Grup A ada Musica Trinity melawan Berkat Abadi, Grup B ada Djarum Kudus (P) melawan Jatim United.

Anthony Sinisuka Ginting membela Musica Trinity di Djarum Superliga 2019 (Sumber: Kompas)
Hasilnya, Di Grup A, Musica Trinity menang 4-1 melawan Berkat Abadi. Tunggal putra pertama Anthony Sinisuka Ginting menang 2 set 21-12 21-17 melawan Brice Leverdez, wakil impor asal Perancis milik Berkat Abadi dalam 30 menit. Setelahnya, di pertandingan kedua, ganda putra beda negara Fajar Alfian/Lee Yong Dae (Korea) menang 21-19 21-14 atas ganda putra gado - gado Agripinna Prima/Ricky Karanda Suwardi dalam 33 menit. Jonatan Christie juga menang meski mendapat perlawanan ketat dari wakil tunggal putra asal Berkat Abadi Panji Ahmad Maulana, dengan 3 set 21-9 17-21 21-12 dalam 55 menit untuk membuat skor menjadi 3-0.
Ganda putra kedua Berkat Abadi, Kenas Adi Haryanto/Rian Agung Saputro memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 3-1 setelah menang 2 set 21-16 21-15 atas ganda putra gado - gado Musica Trinity Hardianto/Kim Sa-Rang (Korea) dalam waktu setengah jam. Namun, tunggal ketiga memastikan kemenangan telak Musica Trinity atas Berkat Abadi 4-1 setelah wakil impornya, Sai Praneeth asal India menang tipis 2 set langsung 21-19 21-19 atas wakil Berkat Abadi, Wisnu Yuli Prasetyo dalam 31 menit.

Sony Dwi Kuncoro (Jatim United) vs Ihsan Maulana (Djarum Kudus) (Sumber: Tirto.id)
Di Grup B, Djarum Kudus juga menang 4-1 atas Jatim United. Sony Dwi Kuncoro memberikan poin pertama untuk Jatim United setelah ia menang 2 set langsung 21-13 21-9 melawan Ihsan Maulana wakil Djarum Kudus dalam 35 menit.
Namun, hanya Sony Dwi Kuncoro saja yang pada akhirnya memberikan poin untuk Jatim United, karena setelahnya Djarum Kudus berhasil meraih 4 poin selanjutnya, ganda putra pertama Djarum Kudus, Berry Angriawan/Mohammad Ahsan menang dengan skor ketat 3 set 21-14 19-21 21-16 atas wakil Jatim United, Calvin Kristanto/Yantoni Edy Saputra dalam 37 menit. Shesar Hiren Rhustavito kemudian membuat Djarum Kudus unggul 2-1 setelah ia menang 2 set 21-11 21-13 melawan Muhammad Bayu Pangisthu dalam 27 menit. Ganda kedua Djarum Kudus Kevin Sanjaya/Praveen Jordan kemudian membuat skor 3-1 setelah membalikkan kekalahan set pertama menjadi kemenangan 3 set 18-21 21-18 21-13 atas saudara kembar Syahrizal Dafandi/Syahrozi Dafandi dalam 41 menit. Akhirnya, Djarum Kudus menang 4-1 setelah Ikhsan Leonardo Rumbay menang 2 set 21-12 21-10 melawan Aldo Oktaviano Purnomo dalam 31 menit.
Hari kedua akan diselenggarakan besok tanggal 19 Februari 2019, dimana di Grup A akan ada Sports Affair melawan Daihatsu Aztec, dan di Grup B ada Jaya Raya Jakarta melawan Hitachi. Tim manakah yang akan menang? Kita tunggu saja!
Semua hasil pertandingan diperoleh dari djarumbadminton.com

Kamis, 07 Februari 2019

Jadwal Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Bulan Februari 2019, Hanya Ada 2 Turnamen!

Jadwal Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Bulan Februari 2019, Hanya Ada 2 Turnamen!


HSBC BWF World Tour 2019 (Sumber: GoBadminton)

Tidak terasa turnamen BWF World Tour telah memasuki bulan Februari. Bila di Bulan Januari kemarin ada 3 turnamen besar BWF World Tour yang menemani sobat pecinta Badminton yang dimulai dari Thailand Masters (BWF Super 300) pada 8-13 Januari 2019 kemarin, yang disusul Malaysia Masters (BWF Super 500) pada 15-20 Januari 2019. dan terakhir Indonesia Masters (BWF World Tour) pada 22-27 Januari 2019 (dimana turnamen ini adalah turnamen terakhir 2 srikandi Indonesia, Liliyana Natsir dan Debby Susanto dimana keduanya memutuskan pensiun setelah turnamen tersebut). Maka di Bulan Februari 2019 ini tidak banyak turnamen BWF World Tour yang digelar karena semua bersiap untuk turnamen bergengsi pertama di awal Bulan Maret nanti yakni turnamen All England (BWF Super 1000) pada 6-10 Maret nanti dan berhadiah total 1 juta Dolar Amerika atau sekitar 14 Miliar Rupiah.
Meski sedikit, setidaknya masih ada 2 turnamen BWF World Tour yang akan dilaksanakan di bulan Februari ini, seperti dilansir dari bwf.tournamentsofware.com apa sajakah itu?
1. Spanyol Masters (BWF Super 300) yang akan dilaksanakan pada 19-24 Februari 2019 dan berhadiah total 150.000 Dolar Amerika atau sekitar 2,1 Miliar Rupiah.
2. Jerman Terbuka (BWF Super 300) yang akan dilaksanakan pada 26 Februari - 3 Maret 2019 dan berhadiah total 150.000 Dolar Amerika atau sekitar 2,1 Miliar Rupiah.
Kedua turnamen tersebut adalah turnamen di Eropa dan melihat levelnya yang hanya BWF Super 300 (setara Grand Prix Gold di musim 2007 - 2017), maka kecil kemungkinan kedua turnamen tersebut disiarkan di TV lokal Indonesia. Namun, setidaknya kedua turnamen tersebut masih bisa disaksikan di TV Online yang bisa dicari di google.
Kedua turnamen tersebut juga akan menjadi ajang uji coba ganda campuran Tontowi Ahmad yang akan berpasangan dengan pasangan barunya setelah Liliyana Natsir pensiun, yakni Winny Oktavina Kandow. Keduanya akan dicoba menapaki 2 turnamen kelas menengah Spanyol Masters dan Jerman Terbuka sebelum mereka melangkah ke turnamen bergengsi pertama di bulan Maret nanti, yakni All England pada 6-10 Maret nanti. Apakah keduanya dapat menjuarai kedua turnamen baru tersebut? kita tunggu saja!